Kamis, 21 Mei 2015

Talking Angela

Talking Angela adalah sebuah aplikasi seluler yang banyak digunakan oleh anak-anak. Angela adalah kucing putih yang memiliki mata berwarna biru dan dapat juga berbicara denganmu dan dapat menjawab pertanyaan yang kalian ajukan padanya.
Baru-baru ini, ada sebuah e-mail yang memperingati orang-orang untuk tidak menggunakan aplikasi talking angela. Dikatakan bahwa aplikasi itu telah diambil alih oleh seorang pria yang begitu menyeramkan untuk memata-matai anak-anak dan kemungkinan akan menculik mereka. Orang itu telah berhasil meng-hack aplikasi itu dan menggunakannya untuk mendapatkan akses pribadi melalui telepon seluler.
Dikatakan jika kalian lebih dari 18 tahun, maka tidak akan terjadi apa-apa, tetapi jika kalian lebih muda, Angela akan mulai menanyakan hal-hal aneh yang cukup pribadi, seperti dimana kalian tinggal, berapa nomer telepon kalian, dan hal-hal pribadi lainnya.
Orang-orang berkata bahwa pria menyeramkan yang memata-matai kalian lewat aplikasi itu mampu mengambil foto dan merekam video kalian melalui telepon seluler kalian, dan jika kalian melihat dengan teliti pada bagian mata Angela kadang-kadang kalian dapat melihatnya. Kadang-kadang hanya ada sebuah ruangan kosong tapi kadang kalian dapat melihat seorang pria yang sedang mengawasi kalian. Bahkan jika kalian menutup aplikasi tersebut, aplikasi tersebut masih bisa berjalan di latar belakang sehingga ia dapat mengawasi dan mengambil gamar kalian.
Dalam salah satu kasus yang begitu menyeramkan, ada seorang gadis muda yang sedang berbicara dengan Angela, Angela bertanya berapa umurnya dan gadis itu memutuskan untuk berbohong sehingga ia mengatakan bahwa umurnya itu adalah 30 tahun. Ia bergitu ketakutan ketika Angela menjawab "Kau berbohong, umurmu kira-kira 11 atau 12 tahun" Gadis itu begitu ketakutan dan terkejut. Kemudian, seolah-olah Angela bisa mengetahui ekspresi gadis tersebut "Aku tahu jika kau ingin menghapusku. Berhati-hatilah ..... sayang!"
Dalam kasus lain, seorang anak sedang berbicara dengan Angela dan kemudian anak tersebut meletakkan jarinya pada salah satu mata Angela. Kemudian, Angela pun berkata "Singkirkan tanganmu yang sialan itu dari mataku!, aku tidak bisa melihat!" Anak itu pun menutup aplikasi itu, tetapi kemudian anak itu mendengar suara klik seperti seolah-olah telepon seluler nya itu mengambil foto dari dirinya.
Beberapa situs web yang berbahasa spanyol mengklaim bahwa seorang anak bernama Eli Morenos, yang tinggal dipinggiran kota Dallas, Texas, telah menghilang atau diculik tak lama setelah mengunduh aplikasi Talking Angela.
Seorang wanita mengkalim bahwa putrinya setelah pulang sekolah bermain Talking Angela di iPod miliknya. Sang Ibu mendengar pembicaraan mereka dan mengatakan Angela tahu nama putrinya dan mengajukkan pertanyaan-pertanyaan aneh seperti, "Hai, dimana sepupumu?".
Anak perempuan itu berkata "Dia ada disebelahku", dan Angela berkata "Oh, keren!".
Kemudian, Angela bertanya, "Jadi apa yang kamu lakukan untuk bersenang-senang?", "Aku tidak tahu" jawab gadis itu, dan kemudian suara Angela berubah menjadi suara robot yang aneh.
Angela pun bertanya "Saat kamu kencan, apa yang akan kamu lakukan?" Gadis kecil itu pun merasa malu , wajah si gadis kecil itu pun berubah merah dan ia tidak menjawab apa-apa akan pertanyaan si kucing.
Maka Angela pun berkata, "Bicaralah!, maka aku pun akan berbicara. Sebenarnya lidahmu itu digunakan untuk apa!, aku bisa melakukan berbagai hal dengan lidahku. Jadi, marilah berinteraksi".
Pada saat itu, sang ibu merasa anak nya sudah cukup untuk memainkan aplikasi itu dan kemudian ibu dari gadis itu pun memarahi nya dan menyuruh anak nya untuk menutup aplikasi itu. Ia begitu ketakutan dan kemudian menelpon polisi, kemudian polisi itu pun berkata bahwa mereka akan menyuruh unit investigasi internet milik mereka untuk memeriksa nya. Mereka memanggil nya satu jam kemudian dan berkata "Ada seseorang dibalik kucing itu."

Jumat, 26 September 2014

Bloody Painter

Translate by me

Bloody Painter . . .
Namaku Helen, berumur 14 tahun. Kantung mataku yang berwarna hitam menunjukkan bahwa diriku tidak pernah tidur dengan nyenyak. Aku tidak peduli dengan rambut hitam yang acak-acakan ini, aku tidak terlalu peduli untuk mengurus diriku sendiri. Ini memang tidak biasa. Tempat dudukku berada di belakang dan bersebelahan dengan kaca jendela aku selalu duduk dengan tenang sambil menggambar, karena itu seperti segala sesuatu bagiku. Aku tidak terlalu suka bersosialisasi dengan orang, membuatku seperti sendirian.

Disitu ada orang yang selalu didorong ke lantai setelah pulang sekolah. Ia adalah Tom, siswa korban dari bullyan, bukan karena ia telah melakukan sesuatu tapi karena kebencian orang-orang di sekitarnya. Hal ini terkadang dilakukan, dan aku selalu memperhatikannya. Meskipun aku merasa kasihan dengan Tom, aku tidak ingin ikut campur, karena itu sedikit mengganggu.

Selama istirahat, Judy mengatakan dia kehilangan jam tangannya dan ia mencari untuk itu. Aku tidak membantunya, karena itu bukan urusanku. Tiba-tiba, seseorang melihat sesuatu berkedip didalam tasku. "Apa ini?" Kata Ban, sambil meletakkan tangannya ke dalam tas, dan mengeluarkan sebuah jam yang dipangkas dengan berlian palsu. Aku sangat terkejut melihat itu, aku tidak tahu bagaimana hal itu terjadi. "Ah! Itu jam saya! "Judy menerima jam tangan dari Ban setelah melihat situasi. Keduanya menatapku dengan tatapan aneh. "Bukan aku" kata ku, yang masih menggambar pada buku tulis tanpa mengangkat kepalaku sedikit. "Ya benar" Judy meninggalkan kelas dengan Ban saat ia menyimpulkan.

Keesokan harinya, seperti biasa, aku duduk di bangkuku. Aku melihat suasana di sekitarnya jadi tidak benar , orang² mulai berbisik-bisik tentang aku, dan bahkan beberapa orang mulai menyebutku "Pencuri". Aku memutuskan untuk tidak menjelaskan /membela sesuatu tentang diriku sendiri, karena aku tahu bahwa tidak ada gunanya untuk melakukannya.

Dengan berjalannya waktu, aku menjadi target baru menjadi korban bullyan bagi murid² di kelasnya, semuanya aku sekarang lakukan dengan berlebihan. Aku tidak menyukainya, tapi aku tidak dapat melawan. Aku terus menahan perasaan dalam hati, yg kulakukan hanya tetap diam.

Sampai suatu hari, Ban datang ke bangkuku dan menyambar buku tulisku, dengan gambaranku yang belum selesai. "Selalu melakukan hal-hal tak berarti" kata Ban sambil merobek beberapa halaman di buku gambarku, merobek menjadi potongan-potongan kecil, yang ingin melihat reaksi dari ku. Pada tingkat ini, perasaan diriku yg selama ini aku tahan langsung meledak. Aku meninju Ban di wajah, dan ban mulai melawan. bagaimanapun aku terlalu lemah , jadi aku dipukuli dalam waktu singkat. Siswa lain pergi untuk melihat pertarungan, yg tanpa berhenti itu beberapa orang bahkan menginjak wajahku dan perutku.

Tepat setelah bel berbunyi, semua orang berhenti apa yang mereka lakukan tadi dan kembali duduk di bangku masing² sebelum guru datang. Aku kembali ke kursiku, seakan tak terjadi apa-apa. Gurupun memasuki ruangan , "Oh my, Otis (Helen)! Apa yang terjadi!? " aku memiliki begitu banyak memar terlihat pada diriku bahwa diketahui oleh guru setelah ia memasuki ruangan. Semua orang menoleh ke arahku, menunggu untuk memberikan tanggapan sementara sambil memelototiku dengan tatapan pembunuh. "Aku jatuh dari tangga, Miss." Aku membalasnya lalu tatapan itu menghilang.

Setelah pulang ke rumah dari sekolah, orang tuaku juga bertanya apa yang terjadi, dan aku merespon dengan jawaban yang sama. Aku memakai jaket biru untuk menyembunyikan memar selain yang di wajahku. Orang tuanya percaya tanpa keraguan. Biasanya, ketika orang tua ku bertanya tentang bagaimana diriku di sekolah,aku akan bilang bahwa aku baik-baik saja. Aku bahkan sering berbohong tentang diriku memiliki banyak teman, menjalani hidup bahagia setiap hari. Aku menolak untuk memberitahu orangtuaku tentang kebenarannya , karena aku tidak ingin membuat orang tuaku khawatir tentang diriku.

Beberapa bulan kemudian, aku telah terbiasa dengan komentar negatif tentang murid² kelasku, dan dipukuli atau dipermalukan telah menjadi peristiwa normal bagiku, aku benar-benar kebal dengan hal-hal seperti ini sekarang. Siapa yang menjebaknya di tempat pertama? Mengapa pelakunya melakukan ini? Ini tidak penting lagi. Tidak ada yang penting lagi.

"Hi! Kau di sana? "Aku menerima pesan dari pengguna yang tidak diketahui di Facebook." Siapa kau? "Aku menjawab. "Aku Tom, teman sekelasmu." Tom tidak pernah berinteraksi dengan aku sebelumnya. Ini mengejutkanku sedikit. "Ada apa?" Kataku. "Um ... kau baik-baik saja?" Tanya tom "Itu bukan urusanmu." Aku menyimpulkan pertanyaan Tom. Tom mengetik , "Dengar, aku tahu bagaimana perasaanmu sekarang.Kau tepat dalam situasi yang sama seperti diriku. Aku benar-benar ingin membantumu, tapi aku tidak bisa ... maaf. "Setelah itu, Tom dan aku saling chattingan di facebook dalam waktu yg lama, dan aku merasa jauh lebih baik setelah mengatakan kepadanya semua rasa sakit dan perasaan yg telah ku lewati. Aku bahkan bisa membuat lelucon dengan Tom, sering menggunakan emoticon " :) " untuk menunjukkan kebahagiaanku. Ini adalah pertama kalinya,aku pikir aku telah membuat teman baru.

Ini adalah cuaca hangat di sore hari. "Ayo temui aku di atap setelah pelajaran pertama di sore hari. Kita perlu bicara, jangan tanya lagi. " tom Mengirim sms Untuk malam terakhir. Mengikuti instruksi nya aku bertemu Tom di atap, melambaikan tanganku dan berjalan ke arahnya dan mengatakan "Hey Tom! Ada apa, teman? ". "Dan ... Saya Memiliki sesuatu untuk dikatakan ... sesuatu yang sangat penting ..." kata Tom dengan wajah serius. "Ingat insiden pencurian?" Kata tom,
Bagaimana aku bisa melupakannya? Begitulah aku mulai menderita! Aku mengangguk untuk menunjukkan bahwa diriku mengingatnya. "Aku pelakunya!" Tom menunduk, takut untuk melihat ke mataku. "APA ?!" Aku sangat Kaget. "Aku mencuri arloji Judy dan menuduh kamu sebagai pelakunya." Jelas tom
"Mengapa kau melakukan ini?"tanyaku
"Dengan kau sebagai target korban baru, hidup saya jauh lebih baik." Untuk menyeringai. Memang benar, ketika semua orang memutuskan untuk menggertak diriku, mereka tidak mengganggu Tom lagi. Dia hanya seperti mainan ditinggalkan. Baginya yang benar-benar sempurna. Selama dia terus diam ia akan mampu menjalani kehidupan sekolahnya aman dan sehat. Dia berhasil, rencana itu luar biasa sempurna.

Aku meraih kerah kemejanya, dan mendorong tom sedikit, tom akhirnya dekat tepi atap. Tom tergelincir dan jatuh dari atap. Aku Seketika meraih tangannya, dan mencoba untuk menariknya kembali, tapi aku tidak memiliki banyak kekuatan untuk melakukannya.

"Aku sangat menyesal, Helen" Tom jatuh. Aku menutup mata, takut melihat apa yang akan terjadi. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi satu cerita setelah jatuh dari bangunan tinggi. Setelah polisi tiba, mereka mewawancarai diriku. Aku juga ngeri dengan kecelakaan, namun,aku tidak mengatakan bahkan sepatah kata pun.

Sekali lagi, aku menjadi topik diskusi antara siswa. Beberapa orang berpikir diriku mendorong Tom dari atap, tapi sebagian besar yang lain berpikir bahwa Tom Berkomitmen bunuh diri, dan aku gagal menyelamatkan dia, karena mereka melihat aku meraih tangan Tom sebelum dia jatuh.

Malam itu, aku berada di kamar sambil menangis, menggigil, dan aku tidak dapat menghentikan tuduhan bersalah dari dalam diriku. Aku perlu menenangkan diri, dan tiba-tiba terlintas ide dalam pikiranku: "Ini bukan salahku bahwa Tom meninggal. Dia layak untuk mati! "Ini membuatku merasa jauh lebih baik, dan tuduhan bersalah nya memudar juga. Aku tersenyum dengan mengerikan, "Tom memiliki hukumannya ... aku kira sudah waktunya bagi orang lain untuk memiliki hukumam, bukan?" Teriakku berubah menjadi tawa dalam kegelapan.

Teman sekelas ku memutuskan untuk mengadakan pesta pada hari Halloween, tapi itu tidak untuk merayakan Halloween, itu hanya untuk memiliki teman-teman mereka datang bersama-sama untuk pesta. Tentu saja, aku tidak diundang ke pesta. Malam sebelum hari Halloween, Judy dan Maggie chatting satu sama lain di Facebook. Keduanya tinggal di asrama sekolah, dan kamar Judy bersebelahan dengan Maggie.

09:03 - Judy: siapa yang akan datang pada pesta besok? Aku sangat bersemangat :D
09:03 - Maggie: sebagian besar murid kelas kita akan berada di sana. Tapi aku mengirim sms ke Ban hingga beberapa kali, dan meskipun semua pesan yang aku kirim entah akan baca atau tidak, dia tidak pernah menjawab sms ku. Ada yang salah dengan dia?
09:04 - Judy: dia mungkin bekerja ,kurasa
09:06 - Maggie: ada kah yang aneh sedang terjadi ... Aku mendengar sesuatu dari pintuku pada waktu yang lama ... Saya pikir ada seseorang yg berjalan di sekitar asrama
09:06 - Maggie: tunggu, aku akan pergi cek

(Ia menggunakan lubang di pintu untuk mengecek, Maggie melihat sesuatu yang tidak biasa ...)

09:07 - Maggie: Ya tuhan!! ada seorang pria di luar yang mengenakan topeng dan jaket biru, dan dia memegang pisau. dan DIA BADANNYA BERDARAH SEMUA !!
09:07 - Maggie: f ** k! dia mengetuk pintu ku sekarang
09:08 - Maggie: ya tuhan ya tuhan ya tuhan!!!!
09:08 - Judy: tenang saja, dan ambil senjata atau sesuatu
09:08 - Judy: lindungi dirimu!
09:09 - Maggie: Dia memutar kenop pintu, hal yang buruk, aku mengunci pintuku
09:09 - Maggie: Aku takut !!
09:09 - Judy: Maggie
09:09 - Maggie: apa yang harus aku lakukan ?!
09:09 - Judy: Maggie, dengarkan aku!!
09:09 - Maggie: SELAMATKAN AKU!
09:09 - Judy: Maggie, tenang
09:09 - Judy: Maggie??
09:10 - Judy: Maggie?
09:10 - Judy: Kau disana?

Pesan tersebut ditampilkan untuk dibaca, tapi Judy tidak melihat maggie merespon chatku .Lalu Judy mendengar suara membuka pintu kamar. Lalu dia berbalik, dia merasa sakit yang mengerikan di perutnya. Seseorang berdarah yang mengenakan topeng dan jaket biru menerobos ke ruangan dan menusuk dirinya.

Malam itu, semua siswa yang berada di asrama dibunuh. Tidak ada yang tahu bagaimana pembunuh yang melakukannya. Pembunuh menggunakan darah korban untuk melukis di dinding asrama, dengan sebagian besar lukisan didinding " :) ". Banyak mayat yg tercincang dan dihaluskan, mungkin untuk mendapatkan lebih banyak "pigmen" . Helen Otis, pelakunya, masih hilang saat ini.

Namun, di chat room di mana Judy dan Maggie mengirim pesan satu sama lain, pesan itu tertulis yang menanggapi pesan pertama Judy jam 09:03:

"11:15 - Judy: jangan gembira tentang besok :) , karena tidak akan ada hari esok."

#qristina



Kamis, 14 Agustus 2014

Sally The Killer

SALLY THE KILLER

Ini adalah cerita tentang Sally.
Sally tinggal bersama ibunya, ayahnya, kucingnya, dan kakaknya yg bernama gen

Semua yang Sally inginkan untuk hari Natal adalah Boneka Beruang.
Ibu Sally mencari di setiap toko - toko untuk mencari boneka beruang. setelah ibu sally mencari ke setiap toko mereka mengatakan boneka beruang itu sudah habis, sampai akhirnya ibu Sally datang ke toko gadai tua yang suram. Seorang pria kurus tua duduk di belakang meja, dan tepat di rak di belakangnya ada Boneka Beruang, pria kurus itu memberitahu ibu Sally bahwa boneka itu tidak di dijual, tapi ibu sally menambahkan beberapa dolar, dan akhirnya pria kurus itu menjual boneka tersebut . ibu sally sangat gembira dan berlari pulang ke rumah dan membungkus bonekanya dalam sebuah kotak natal.
Hari-hari berlalu, tanah sudah diselimuti salju. Natal adalah akhir dari semuanya.

Sally membuka matanya dan ia melompat dari tempat tidurnya, Natal sudah tiba! Dia berlari menuruni tangga, aroma permen dan pir apel tercium dihidungnya dan tubuhnya dengan perasaan yang sangat gembira ini dia akan ingat ini untuk selamanya. Ibu dan ayah Sally duduk di sofa sambil meminum kopi dan mendengarkan lagu-lagu Natal. Gen tersandung saat menuruni tangga karna dia masih sangat mengantuk, dan langsung duduk di sofa. Air mata Sally mengalir saat membuka hadiah-hadiahnya, satu demi satu. Gen juga membuka miliknya dan orang tua sally dan gen menyembunyikan wiski mereka untuk nanti. Sally sudah membuka hadiahnya sampai kotak yg terakhir dengan namanya di atas kotak natal ini, ia merobek kota natal itu dan berteriak kegirangan saat melihat beruang barunya.

Sisa Natal dihabiskan dengan bermain mainan barunya , sambil meminum minuman telur kepyok dengan pir apel. Malam datang dan hujan mulai turun, Sally tidur dengan Charlie nama boneka beruangnya,sambil menonton 'Rudolph the Red Nosed Reindeer.' sedangkan Gen naik ke lantai atas menuju kamarnya untuk mengeksplorasi item baru. Ibu dan ayah Sally pergi ke kamar mereka, sambil menikmati sebotol wiski mereka.

Gen duduk di kasurnya mendengarkan musik sambil SMS dengan teman-temannya,dan juga sambil merokok. tiba-tiba Sally perlahan membuka pintu kamar gen sambil tertawa keras dan menusuk gen dengan pisaunya, saat ia menusuk gen dibagian perutnya, gen mulai berteriak keras karna kesakitan.Sally terus menyerang gen sambil memotong tubuh gen dan darahpun juga mengalir deras di kasur gen . Gen masih sadar sambil berteriak kesakitan, Jantungnya berdetak begitu cepat dan sangat terasa sakit. Gen pingsan dan akhirnya mati.

Hujan sudah menghilangkan salju dari rumahnya . Ibu dan ayah Sally berbaring di tempat tidur sambil mabuk, menonton acara televisi sampai larut malam. Pintu kamar mereka terbuka lebar, dan cahaya dari televisi terlihat dari pintu kamar yg terbuka. Ayah Sally melihat sesuatu merangkak di bawah tempat tidur. Dia menganggap itu kucing dan terus menonton televisi. Ibu Sally sudah tertidur dan ayahnya mematikan TVnya . Beberapa jam kemudian, ibu Sally berguling kesamping untuk melihat kearah suaminya . ia melihat wajah suaminya, mata tercungkil dan beberapa pisau yg menusuk di lehernya. Darah mengalir dari luka-luka suaminya dan tiba-tiba ibu Sally menjerit, Sally menusuk tenggorokan ibunya dari belakang, Ibu Sally sulit untuk berteriak karna rasa sakit di tenggorokannya dan sampai akhirnya tidak bisa berteriak lagi dan mulai terjatuh. beberapa menit kemudian ibu Sally meninggal.

Sally meletakkan mereka semua (keluarganya) di sofa. Setelah selesai Sally segera memberitahu kepada charlie (bonekanya). ia melihat Charlie berdiri di ambang pintu, menyatu dengan kegelapan. "Kini hanya kau dan aku sekarang, Sally."

"Terima kasih, Charlie," Sally menjawab.

Ketika polisi datang beberapa minggu kemudian,kakak Sally ditemukan dengan keadaan yg mengenaskan . Mata ayahnya yang mencungkil , leher dan punggungnya ditikam 29 kali, dan tenggorokan ibunya dipotong.

Sally dan boneka beruangnya tidak pernah ditemukan.

Ini tetap merupakan kasus yang terbuka.

CERITA CINTA TENTANG AKU !!!

SLENDER MAN

Kisah ini berawal dari sebuah kontes internet design grafis dengan tema Sesuatu Yang Mengerikan dan kontes ini dibuat untuk sebuah entitas paranormal horror. Tujuan dari kontes ini adalah untuk membuat sesuatu yang mengerikan dan menggunakan design itu untuk menipu orang di forum paranormal, dan kegiatan ini bertujuan untuk orang yang melihat karya ini akan berpikir bahwa karya yang mereka buat itu adalah asli dan benar-benar ada. Para kontestan mulai mendesign dan photosoping karya mereka dengan menambahkan beberapa foto hantu yang palsu dan tokoh mengerikan lainnya, biasanya disertai oleh cerita untuk membuat mereka terlihat hidup dan otentik. Kontes ini berhasil di menangkan dengan oleh karya dengan judul Slenderman
Namun setelah kontes ini berakhir, ada sisi lain dari kontes tersebut dan membuat makhluk itu benar-benar nyata. Pada 10 Juni 2009 user bernama Surge Victor telah memposting ke dalam thread dengan menambah dua foto dan memberikan sebuah penjelasan bahwa ada sesuatu yang mengintai anak-anak yang sedang bermain, dia menemukan foto ini di sebuah perpustakaan dimana ada sekelompok anak sedang study tour di hutan. Ada sesuatu yang mengintai anak-anak yang sedang bermain, sosok itu adalah slenderman.

Slenderman adalah sosok misterius yang paling sering dilihat sebagai seorang pria jangkung yang bertubuh sangat tipis dan sangat panjang, tidak memiliki wajah, memiliki lengan yang aneh, dan biasanya pria ini mengenakan sebuah jas berwarna hitam. Bagi mereka yang melihat sosok ini, seringkali mendapat suatu kabar yang sangat mengerikan seperti menghilang tanpa jejak dan lebih buruknya lagi, mereka di bunuh dan tubuh mereka dimutilasi di pohon. Kehadiran sosok ini dikaitkan dengan paranoia dan kadang-kadang ketakutan yang hebat, dan mereka yang melihatnya sering kali ditemukan dalam keadaan tidak waras, karena mereka sering menulis pesan-pesan yang aneh, dan gambar sosok seorang pria yang berwajah gelap.
Penjelasan dari Surge Victor yang disertai dengan dua buah foto tersebut menyatakan bahwa foto- foto itu telah di ambil pada hari di mana empat belas anak menghilang secara misterius. Kemudian dia menjelaskan lebih lanjut bahwa perpustakaan di mana foto itu ditemukan telah terbakar habis seminggu setelah foto-foto itu diambil, sungguh sangat aneh. Kedua foto itu adalah penampakan dari pria bertubuh tipis atau disebut dengan Slenderman Motivasi utama dari slenderman adalah untuk menculik dan membunuh anak-anak. Slenderman lebih suka secara diam-diam menguntit di tengah-tengah kabut di sekitar jalan dan lebih tepatnya di daerah berhutan sehingga ia dapat menyesuaikan tubuhnya dengan pepohonan. Namun, anak-anak bisa melihatnya ketika orang dewasa di sekitarnya tidak bisa melihatnya. Kabar lain juga mengatakan bahwa ke empat belas anak sebelum menghilang, mereka juga memiliki mimpi buruk tentang seorang pria bertubuh tipis.



Kabar ini pun cepat meluas. Setelah Slenderman ini terlihat di berbagai tempat oleh masyarakat. Ada beberapa anak-anak dan para remaja sering sekali melihat penampakanya diantara pepohonan dan semak belukar.
Apakah dengan adanya sebuah kontes grafis ini menjadikan kisah ini menjadi kenyataan? ataukah ini hanya sebuah karangan manusia semata? it's just a mystery, sampai saat ini sesosok pria ini masih menjadi misteri.

Rabu, 13 Agustus 2014

bagi yang pengen coba Lucid Dream, saya akan memberi tau tips-tipsnya

* Langkah-langkah :

1. Relaks, dan tanamkan secara tegas sebelum tidur bahwa 'saya akan melakukan lucid dreaming'.

2. Pejamkan mata, visualisasikan hal yang tidak membutuhkan
imajinasi atau emosi tinggi (seperti gradasi warna, landscape, dll).
Tetap usahakan diri anda agar tetap terjaga dan tidak terbawa untuk masuk ke deep sleep(tidur beneran).

3. Nikmati segala fase yang dirasakan, entah itu getaran/tarikan/dll.
JANGAN PERNAH BERONTAK ketika fase ini terjadi.

4. Anda akan segera masuk ke fase sleep paralyze, hal terpenting
adalah JANGAN MEMUNCULKAN RASA TAKUT ANDA DISINI!.
Ini fase dimana anda seolah terbangun, tetapi tidak dapat
menggerakan anggota tubuh anda.

5. Tunggu beberapa saat.
Tidak lama kemudian anda akan merasa terjatuh ke dalam lubang dan visualisasi anda akan blur/gelap.

6. Sekarang silahkan coba gerakkan anggota tubuh anda, berhasil bukan?
Itu berarti anda sudah masuk LD :) , jangan lupa untuk ngecek
sudah di LD belum dengan Reality Cek..
(tutup hidung, kalo msh bsa napas berarti
udah masuk LD, cubit pipi, lengan dll. kalo gak sakit berarti dah masuk LD :)